{"id":2125,"date":"2023-12-11T12:17:00","date_gmt":"2023-12-11T05:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sci.ui.ac.id\/?p=2125"},"modified":"2024-08-13T11:44:53","modified_gmt":"2024-08-13T04:44:53","slug":"memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/","title":{"rendered":"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI"},"content":{"rendered":"<p>Pemahaman tentang cabang ilmu kebumian geologi, perlu dimiliki oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal ini karena segala aspek kehidupan manusia bergantung pada fenomena geologi, mulai dari energi, sumber daya alam, hingga kebencanaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu kelompok yang dapat diajarkan tentang kebumian adalah siswa SMA. Siswa SMA dinilai masih sangat perlu untuk belajar lebih banyak hal fundamental tentang ilmu kebumian termasuk fenomena geologi, salah satunya mengenai bagaimana berbagai macam batuan dapat terbentuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemahaman tentang bumi sebenarnya sudah diajarkan di sekolah-sekolah, dan termasuk ke dalam mata pelajaran geografi. Dalam mata pelajaran ini telah diajarkan bagaimana interaksi bumi dengan kehidupan sosial di atasnya. Namun kegiatan yang lebih menarik perlu diadakan, agar ilmu yang diberikan dapat lebih terserap dan membekas di benak para siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Berlatar belakang hal di atas, sejumlah dosen di Program Studi (Prodi) Geologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) yang tergabung dalam tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) menggelar kegiatan bertajuk Rumah Belajar Ilmu Kebumian, di Laboratorium Parangtopo FMIPA UI, Kampus UI Depok, pada Senin, 27 November 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Peserta dalam kegiatan ini adalah para siswa kelas XI SMA Negeri 1, Kota Depok, Jawa Barat. Sebanyak 25 siswa mengikuti kegiatan edukatif dan menarik ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKegiatan kami berfokus pada pengenalan langsung berbagai macam batuan yang umum, dan sering ditemukan di alam, serta dinamika pergerakan bumi. Sehingga para siswa tidak hanya belajar dari buku saja, melainkan dapat melihat dan menyentuh langsung batuan, dan mineral-mineral tersebut,\u201d kata Reza Syahputra, Ph.D. selaku ketua Prodi Geologi sekaligus ketua tim Pengmas FMIPA UI.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"590\" src=\"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0747-2048x1180-1-1024x590-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2444\" srcset=\"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0747-2048x1180-1-1024x590-1.jpg 1024w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0747-2048x1180-1-1024x590-1-600x346.jpg 600w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0747-2048x1180-1-1024x590-1-300x173.jpg 300w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0747-2048x1180-1-1024x590-1-768x443.jpg 768w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0747-2048x1180-1-1024x590-1-18x10.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Adapun metode kegiatannya, lanjut Reza, adalah dengan melakukan permainan identifikasi batuan yang ada pada mini museum di Laboratorium Parangtopo.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKegiatan ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mampu memahami secara mendalam tentang keragaman geologi bumi dan manfaatnya, melalui pengenalan berbagai jenis batuan berdasarkan variasi keterbentukannya, serta mengaitkan teori ilmu kebumian dengan realitas yang ada di sekitar kita\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada awal kegiatan, peserta diajak untuk memahami dinamika pergerakan bumi yang erat kaitannya dengan pergerakan lempeng tektonik. Pada dasarnya Bumi telah berusia 4.5 milyar tahun dan bertahan dari berbagai macam kondisi cuaca ekstrim, dimulai dari kondisi Bumi yang memiliki kandungan CO<sub>2<\/sub>&nbsp;yang sangat tinggi hingga zaman es. Kondisi yang ekstrim tersebut mengakibatkan terjadinya kepunahan masal pada berbagai macam jenis makhluk hidup. Seluruh peristiwa bencana alam (letusan gunung berapi dan gempabumi) yang memusnahkan banyak makhluk hidup tersebut terjadi akibat adanya pergerakan lempeng tektonik di kerak benua dan samudera. Tim juga menjelaskan bagaimana pergerakan lempeng tersebut memberikan dampak signifikan pada keberagaman mineral dan batuan di permukaan bumi. Hasilnya, bumi memiliki zonasi geologi yang beragam dengan komposisi batuan yang unik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk memahami bagaimana bumi bekerja kita dapat melakukannya dengan mengamati produk dari proses geologi tersebut, salah satunya adalah batuan dan mineral,\u201d kata Reza kepada para peserta.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah presentasi, kegiatan dilanjutkan dengan mengelilingi mini museum mini batuan di Laboratorium Alam Parangtopo untuk memperkenalkan berbagai mineral dan batuan kepada peserta.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"695\" src=\"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0755-2048x1390-1-1024x695-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2447\" srcset=\"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0755-2048x1390-1-1024x695-1.jpg 1024w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0755-2048x1390-1-1024x695-1-600x407.jpg 600w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0755-2048x1390-1-1024x695-1-300x204.jpg 300w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0755-2048x1390-1-1024x695-1-768x521.jpg 768w, https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0755-2048x1390-1-1024x695-1-18x12.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Selain edukatif, mini museum di Laboratorium Alam Parangtopo menjadi tempat menarik bagi siswa untuk melihat berbagai koleksi, serta melakukan identifikasi mineral serta batuan secara fisik. Siswa juga diberikan kesempatan untuk mengobservasi secara langsung material batuan yang telah disayat menggunakan mikroskop.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kegiatan ini, batuan umum yang dikenalkan tim kepada peserta diantarnya adalah basal, gabbro, granit, dan batuapung. Peserta juga diajak mengenal batuan yang memiliki nilai ekonomi, seperti batubara, dan mineral berharga seperti kalsedon, kuarsa, dan jasper. Tak ketinggalan, beberapa jenis mineral juga diperkenalkan, seperti kecubung, pyrite, azurite, malachite.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan akademis tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk lebih mendalaminya. Dengan demikian, diharapkan generasi muda akan semakin peduli, dan termotivasi untuk memahami lebih lanjut kompleksitas keberagaman geologi bumi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemahaman tentang cabang ilmu kebumian geologi, perlu dimiliki oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal ini karena segala aspek kehidupan manusia bergantung pada fenomena geologi, mulai dari energi, sumber daya alam, hingga kebencanaan. Salah satu kelompok yang dapat diajarkan tentang kebumian adalah siswa SMA. Siswa SMA dinilai masih sangat perlu untuk belajar lebih banyak hal fundamental tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":2133,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI - FMIPA<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sci-ui.id\/en\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI - FMIPA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemahaman tentang cabang ilmu kebumian geologi, perlu dimiliki oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal ini karena segala aspek kehidupan manusia bergantung pada fenomena geologi, mulai dari energi, sumber daya alam, hingga kebencanaan. Salah satu kelompok yang dapat diajarkan tentang kebumian adalah siswa SMA. Siswa SMA dinilai masih sangat perlu untuk belajar lebih banyak hal fundamental tentang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sci-ui.id\/en\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"FMIPA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-11T05:17:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-13T04:44:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1286\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"HUMAS FMIPA UI\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"HUMAS FMIPA UI\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"HUMAS FMIPA UI\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/eef7e3d947060f952b5775e7a949cd02\"},\"headline\":\"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI\",\"datePublished\":\"2023-12-11T05:17:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-13T04:44:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/\"},\"wordCount\":603,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/\",\"name\":\"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI - FMIPA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-11T05:17:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-13T04:44:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1286},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/\",\"name\":\"FMIPA\",\"description\":\"Universitas Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#organization\",\"name\":\"FMIPA Universitas Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo-FMIPA-UI.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo-FMIPA-UI.png\",\"width\":7667,\"height\":3517,\"caption\":\"FMIPA Universitas Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/eef7e3d947060f952b5775e7a949cd02\",\"name\":\"HUMAS FMIPA UI\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b4472fc8d41d9491ba96446fe78d655100bc97636f386823910d379672f15656?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b4472fc8d41d9491ba96446fe78d655100bc97636f386823910d379672f15656?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b4472fc8d41d9491ba96446fe78d655100bc97636f386823910d379672f15656?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"HUMAS FMIPA UI\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI - FMIPA","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI - FMIPA","og_description":"Pemahaman tentang cabang ilmu kebumian geologi, perlu dimiliki oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal ini karena segala aspek kehidupan manusia bergantung pada fenomena geologi, mulai dari energi, sumber daya alam, hingga kebencanaan. Salah satu kelompok yang dapat diajarkan tentang kebumian adalah siswa SMA. Siswa SMA dinilai masih sangat perlu untuk belajar lebih banyak hal fundamental tentang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/","og_site_name":"FMIPA","article_published_time":"2023-12-11T05:17:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-13T04:44:53+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1286,"url":"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"HUMAS FMIPA UI","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"HUMAS FMIPA UI","Estimated reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/"},"author":{"name":"HUMAS FMIPA UI","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#\/schema\/person\/eef7e3d947060f952b5775e7a949cd02"},"headline":"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI","datePublished":"2023-12-11T05:17:00+00:00","dateModified":"2024-08-13T04:44:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/"},"wordCount":603,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/","url":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/","name":"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI - FMIPA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg","datePublished":"2023-12-11T05:17:00+00:00","dateModified":"2024-08-13T04:44:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#primaryimage","url":"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG_0753-2048x1286-1.jpg","width":2048,"height":1286},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/memahami-dasar-dasar-dinamika-bumi-melalui-pengenalan-batuan-di-laboratorium-alam-parangtopo-fmipa-ui\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/sci-ui.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Dasar-Dasar Dinamika Bumi Melalui Pengenalan Batuan di Laboratorium Alam Parangtopo FMIPA UI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#website","url":"https:\/\/sci-ui.id\/","name":"FMIPA","description":"Universitas Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sci-ui.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#organization","name":"FMIPA Universitas Indonesia","url":"https:\/\/sci-ui.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo-FMIPA-UI.png","contentUrl":"https:\/\/sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo-FMIPA-UI.png","width":7667,"height":3517,"caption":"FMIPA Universitas Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sci-ui.id\/#\/schema\/person\/eef7e3d947060f952b5775e7a949cd02","name":"HUMAS FMIPA UI","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b4472fc8d41d9491ba96446fe78d655100bc97636f386823910d379672f15656?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b4472fc8d41d9491ba96446fe78d655100bc97636f386823910d379672f15656?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b4472fc8d41d9491ba96446fe78d655100bc97636f386823910d379672f15656?s=96&d=mm&r=g","caption":"HUMAS FMIPA UI"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2125\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}