FMIPA UI Perkuat Komitmen Zona Integritas Menuju UI ZI Award 2026

Depok, 21 Mei 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia mengikuti kegiatan Sosialisasi Penguatan Zona Integritas (ZI) UI 2026 bertema “Penguatan Zona Integritas melalui Inovasi Digital dalam Mendukung Tata Kelola Perguruan Tinggi yang Unggul” yang diselenggarakan secara daring oleh Direktorat Manajemen Risiko, Transformasi Budaya dan Tata Kelola Universitas Indonesia, pada Rabu (20/5). Kegiatan ini menjadi langkah awal FMIPA UI dalam memperkuat komitmen membangun budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan akuntabel di lingkungan fakultas.

Sosialisasi tersebut membahas pembangunan Zona Integritas di lingkungan Universitas Indonesia sebagaimana tertuang dalam Keputusan Mendikbudristek Republik Indonesia Nomor 109/M/KEP/2025 tentang Unit Kerja Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Direktur Manajemen Risiko, Transformasi Budaya dan Tata Kelola UI, Sri Haryanto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan sinergi seluruh unit kerja di lingkungan UI.

“UI ZI Award 2026 bukan hanya sebuah ajang penilaian atau penghargaan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, akuntabilitas, dan transparansi,” ujarnya.

FMIPA UI menjadi salah satu fakultas yang akan mengikuti kompetisi UI ZI Award 2026 bersama delapan fakultas dan sekolah lainnya, yaitu FKG, FIK, FF, FISIP, FASILKOM, FH, Fakultas Psikologi, dan SPPB. Keikutsertaan FMIPA UI dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas dalam mendukung reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola institusi di lingkungan UI.

Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si., menegaskan bahwa partisipasi FMIPA UI dalam pembangunan Zona Integritas merupakan wujud komitmen fakultas untuk menghadirkan tata kelola yang semakin profesional, progresif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Menurutnya, pembangunan budaya integritas harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan FMIPA UI.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan indikator administrasi, tetapi juga bagaimana kita membangun budaya kerja yang jujur, transparan, dan berorientasi pada pelayanan,” ujar Prof. Tito.

Ia menegaskan, bahwa FMIPA UI berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola yang unggul melalui kolaborasi, inovasi digital, dan semangat integritas bersama.

Dalam pemaparannya, Analis SDM Aparatur Ahli Muda Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Zulfahmi menjelaskan bahwa Zona Integritas merupakan instrumen penting dalam reformasi birokrasi yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, serta berintegritas tinggi. Implementasi ZI dilakukan melalui dua tahapan utama, yaitu pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya inovasi digital dalam mendukung pembangunan Zona Integritas dan mewujudkan “Kampus Berdampak”. Pemanfaatan teknologi digital, mulai dari aplikasi layanan, big data, hingga kecerdasan buatan, dinilai mampu meningkatkan kualitas tata kelola organisasi sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.

Kepala Subdirektorat Transformasi Budaya dan Tata Kelola, Dr. Filia, M.Si., dalam paparannya menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas diukur melalui enam area perubahan utama, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM aparatur, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta penguatan kualitas pelayanan publik.

Dr. Filia juga memaparkan target pembangunan Zona Integritas tahun 2026, termasuk pengisian borang Lembar Kerja Evaluasi Zona Integritas (LKE ZI) melalui laman Inspirasi Dikti menuju WBK/WBBM. Pada Triwulan II 2026 ditargetkan pengisian borang mencapai 30 persen, sedangkan pada Triwulan III seluruh borang beserta bukti dukung ditargetkan telah tersubmit 100 persen tepat waktu.

Melalui partisipasi dalam Sosialisasi Penguatan ZI UI 2026 ini, FMIPA UI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berintegritas guna mendukung terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang unggul serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Bagikan ini:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Berita Lainnya