|
Depok — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menjalin kerja sama dengan Science Techno Park Universitas Indonesia (STP UI) dalam pengelolaan Energy Conservation Laboratory. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, S.Si., M.Si., dan Kepala STP UI, Chairul Hudaya, Ph.D., pada Rabu, 14 Januari 2026 di Pusat Administrasi Fakultas MIPA UI, Depok.
Dekan FMIPA UI, Prof. Tito Latif Indra, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis FMIPA UI dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset laboratorium Universitas Indonesia agar tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri.
“Alhamdulillah, hari ini kita melakukan kerja sama antara FMIPA dengan STP UI dalam hal memanfaatkan bagaimana alat-alat milik UI bisa kita komersialisasikan kepada industri, sehingga UI dapat hadir dan membawa manfaat bagi masyarakat, serta berdampak bagi tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Tito.
Melalui kerja sama ini, Energy Conservation Laboratory dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus layanan komersial yang dikelola secara profesional melalui sistem UI Solution (solution.ui.ac.id).
Dalam perjanjian tersebut, FMIPA UI berperan sebagai pengelola teknis ruang dan fasilitas pendukung laboratorium, termasuk operasional ruangan, pengelolaan limbah dan limbah B3, layanan administrasi dan penerimaan pengguna, keamanan laboratorium, serta promosi layanan pendukung. FMIPA UI juga memberikan akses eksklusif terhadap ruang dan fasilitas laboratorium guna menjamin optimalisasi pemanfaatan aset.

Sementara itu, STP UI bertindak sebagai pihak yang menempatkan dan mengelola aset laboratorium, serta bertanggung jawab atas pembiayaan utama, mulai dari penggajian laboran, operasional harian, pengadaan bahan habis pakai, pemeliharaan dan investasi infrastruktur, hingga promosi dan komersialisasi utama layanan laboratorium.
Kepala STP UI, Chairul Hudaya, Ph.D., menegaskan bahwa sinergi antara FMIPA UI dan STP UI merupakan upaya bersama untuk memperkuat tata kelola aset riset dan inovasi Universitas Indonesia.
“Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola aset riset dan inovasi Universitas Indonesia, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong kemajuan masyarakat dan industri,” jelas Chairul.
Pemanfaatan aset laboratorium dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dan layanan komersial dengan skema bagi hasil antara FMIPA UI dan STP UI. Seluruh aktivitas penggunaan, transaksi, dan pendapatan dicatat secara transparan melalui sistem UI Solution dan dapat diakses bersama oleh kedua belah pihak.
Dari sisi sumber daya manusia, laboran yang dialihkan statusnya menjadi pegawai STP UI bertanggung jawab penuh terhadap pengoperasian dan pemeliharaan aset laboratorium, sementara koordinator laboratorium dan pengelola lainnya yang berstatus pegawai FMIPA UI tetap berada di bawah tanggung jawab FMIPA UI. Kedua pihak sepakat untuk terus berkoordinasi dalam evaluasi kinerja dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia guna memastikan kualitas layanan laboratorium.
Melalui kerja sama ini, FMIPA UI dan STP UI berharap Energy Conservation Laboratory dapat menjadi pusat unggulan yang tidak hanya memperkuat riset dan inovasi, tetapi juga meningkatkan kontribusi Universitas Indonesia bagi pembangunan nasional dan daya saing industri.
Bagikan ini:
Berita Lainnya



