|
Depok – Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) berlangsung lancar dan kondusif. FMIPA UI kembali menjadi salah satu lokasi ujian di Universitas Indonesia, Depok, dengan penyebaran ruang ujian di dua gedung.
Seperti pada tahun sebelumnya, pelaksanaan UTBK di FMIPA UI menggunakan empat ruang berbasis laboratorium komputer, yakni di Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin dan Gedung Departemen Geografi.
Berdasarkan pemantauan tim humas FMIPA UI di lokasi, suasana sejak pagi hari berjalan tertib. Peserta mulai berdatangan sejak pukul 05.00 WIB, sebagian di antaranya turut didampingi oleh orang tua atau keluarga. Kedatangan lebih awal dilakukan untuk mengantisipasi keterlambatan, mengingat Universitas Indonesia memiliki 26 titik lokasi UTBK dengan kapasitas lebih dari 1.500 peserta per sesi.

Setibanya di lokasi, peserta melakukan pengecekan daftar nama yang telah disiapkan panitia untuk memastikan kesesuaian sesi ujian. Sekitar pukul 06.15 WIB, peserta memasuki tahap registrasi dan verifikasi dokumen, sebelum diarahkan ke ruang transit untuk mendapatkan pengarahan dari pengawas. Selanjutnya, pada pukul 06.45 WIB, peserta mulai memasuki ruang ujian untuk persiapan sebelum pelaksanaan dimulai.
Secara umum, pelaksanaan UTBK hari pertama berlangsung tanpa kendala berarti. Kondisi serupa juga terlihat pada sesi siang, di mana peserta kembali hadir lebih awal. Sesi kedua pada hari pertama berakhir sekitar pukul 16.30 WIB.

Adapun kapasitas ruang ujian di FMIPA UI mencakup Laboratorium Komputer 301 di Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin dengan 60 peserta, Laboratorium Komputer 305 dengan 20 peserta, serta di Gedung Departemen Geografi masing-masing Laboratorium Komputer 101 sebanyak 30 peserta dan Laboratorium Komputer 305 sebanyak 20 peserta. Secara keseluruhan, FMIPA UI menampung 131 peserta per sesi dengan dua sesi pelaksanaan setiap hari, yaitu sesi pagi dan siang.
Penanggung Jawab Lokasi UTBK FMIPA UI, Dra. Astrid Damayanti, M.Si., mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara optimal, termasuk melalui uji coba yang digelar Panitia Pusat SNPMB pada 1–2 April 2026.
“Seluruh perangkat dan sistem telah kami uji baik secara nasional maupun internal, termasuk memastikan sistem operasi pada setiap komputer berjalan stabil dan sesuai standar,” ujarnya.
Selain itu, FMIPA UI juga telah menggelar briefing internal bagi pengawas pada 16 April 2026 untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar dan meminimalkan potensi kendala teknis.

Wakil Penanggung Jawab Lokasi, Awal Setiawan, S.Si., menegaskan pihaknya juga memperketat aspek keamanan untuk mencegah potensi kecurangan selama ujian berlangsung.
“Kami meningkatkan pengawasan di seluruh tahapan, mulai dari kedatangan peserta hingga sebelum masuk ruang ujian, untuk memastikan integritas pelaksanaan UTBK,” katanya.
Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan secara ketat, termasuk verifikasi identitas, pengecekan dokumen, serta pemeriksaan barang bawaan dan fisik peserta. Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional dengan tetap memperhatikan kenyamanan peserta, termasuk pemisahan petugas pemeriksa berdasarkan jenis kelamin.
Pengawasan juga diperketat di area transit dan sekitar ruang ujian guna menjaga ketertiban pelaksanaan.
UTBK di FMIPA UI dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 2 Mei 2026. Pihak kampus berharap seluruh rangkaian pelaksanaan dapat berjalan lancar hingga hari terakhir.
Bagikan ini:
Berita Lainnya



