Mahasiswa FMIPA UI Harumkan Nama Indonesia Melalui Kompetisi Keuangan Internasional di Kanada

Depok, 24 Februari 2026 – Prestasi gemilang datang dari mahasiswa Universitas Indonesia. Tim lintas fakultas dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) raih predikat Grand Finalist dalam Sauder Capital Market Challenge (SCMC) 2025/2026, yang digelar oleh UBC Sauder School of Business, University of British Columbia, di Vancouver, Kanada, pada 28–30 Januari 2026. Kompetisi pasar modal internasional ini diikuti lebih dari 100 tim dari berbagai negara, menuntut kemampuan analisis keuangan, strategi bisnis, dan pemecahan masalah pada tingkat global.

Di babak grand final tersebut, Aqila Muhammad Taqy, mahasiswa Ilmu Aktuaria FMIPA UI, bersama Muhammad Rizky Narindra, Nabil Sachio Refat, dan Satya Damba Pramuditya dari FEB UI yang tergabung dalam tim Forbes30Under30, menunjukkan kemampuan analisis dan strategi yang mumpuni dalam menghadapi studi kasus merger and acquisition, valuasi perusahaan, serta simulasi peran sebagai konsultan keuangan dan investment banker.

Lintas Fakultas, Lintas Kompetensi

Tim Forbes30Under30 lahir dari minat bersama pada dunia finansial. Taqy menjelaskan,

“Awalnya ikut lomba bareng sesekali, membahas market dan kebijakan makro. Lama-lama seru dan menang terus, jadi tahun ini kami fokus lomba internasional.”

Persiapan dilakukan dengan strategi ketat: pembagian peran jelas, cross check antar anggota tim, serta rutin mengikuti perkembangan ekonomi global. Taqy dan Rizky fokus pada industry overview, sementara Nabil dan Satya menggarap analisis keuangan.

Kesuksesan di SCMC bukan prestasi pertama tim ini. Sebelumnya, Forbes30Under30 telah menorehkan sederet prestasi bergengsi di tingkat nasional, antara lain menjadi juara 1 Vetra Stock Competition, juara 1 I-VEST Equity Research Competition, juara 1 Jogjakarta Finance Case Competition GMAD UGM 2025, dan juara 1 Stock Paper Competition The 10th Management Euphoria. Prestasi ini menunjukkan konsistensi tim dan kemampuan mereka bersaing di tingkat global.

Tantangan yang Menguji Ketahanan Tim

Persiapan menghadapi final di Kanada menuntut ketahanan fisik dan mental. Tim menyesuaikan jam tidur untuk mengatasi jetlag: “Dua malam sebelum final, kami bangun pukul 02.00 untuk mock test dan warming up, sehingga pada hari H kami sudah terbiasa bekerja di jam kompetisi,” ujar Taqy.

Selain itu, tantangan terbesar muncul ketika studi kasus yang diberikan berbeda dari prediksi. Kasus akuisisi niche market yang tidak biasa memaksa tim melakukan brainstorming cepat, merumuskan strategi baru, dan menyesuaikan analisis keuangan dalam waktu terbatas. Taqy menambahkan, “Situasi ini benar-benar menguji kemampuan kami untuk berpikir kritis, tetap tenang di bawah tekanan, dan bekerja sama secara maksimal.”

Pengalaman Grand Final

Presentasi di hadapan juri dari institusi global seperti J.P. Morgan dan CIBC berlangsung lebih santai dari perkiraan. Taqy menuturkan, “Suasananya seperti ngobrol, bukan tegang seperti lomba di Indonesia. Kami bisa menikmati proses sekaligus menunjukkan penguasaan materi.”

Inspirasi untuk Mahasiswa Indonesia

Prestasi ini membuka peluang jaringan internasional dan memberikan pengalaman awal berkarier di industri keuangan. Nabil, ketua tim, menekankan pentingnya memulai dari lomba nasional, membangun teman sevisi, dan mengikuti proses kompetisi dengan konsisten.

Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si., menyampaikan apresiasnya atas capaian tim Forbes30Under30. Menurutnya prestasi tersebut bukan hanya kebanggaan bagi FMIPA UI dan Universitas Indonesia, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya daya saing talenta muda Indonesia dalam ekosistem keuangan global.

“Kami sangat bangga atas prestasi ini. Keberhasilan tim bukan hanya membanggakan FMIPA UI dan Universitas Indonesia, tetapi juga menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia semakin kompetitif di ekosistem keuangan global.”

Ia menambahkan, “Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk berani mengembangkan potensi dan berkompetisi di level internasional.”

Bagikan ini:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Berita Lainnya