|
DEPOK, 8 Mei 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menyelenggarakan kegiatan pendampingan bagi mahasiswa Program Afirmasi dan wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang 402 Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin Pertamina FMIPA UI sebagai bagian dari upaya meningkatkan capaian indikator kinerja kemahasiswaan.
Program tersebut difokuskan pada peningkatan persentase mahasiswa Sarjana (S1) dari wilayah 3T dan jalur afirmasi yang mampu melewati batas evaluasi hasil studi. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan yang selaras dengan target kontrak kinerja unit Kemahasiswaan.
Sebanyak 14 mahasiswa mengikuti kegiatan ini. FMIPA UI turut menghadirkan Nina Marliyani, M.Si., Konselor Badan Konseling Mahasiswa (BKM) FMIPA UI, sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Prof. Anom Bowolaksono, Ph.D., menegaskan komitmen FMIPA UI dalam menghadirkan sistem pendampingan yang komprehensif.
“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap mahasiswa, khususnya dari jalur afirmasi dan wilayah 3T, mendapatkan dukungan yang memadai agar mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik dan menyelesaikan studi sesuai target yang ditetapkan,” ujar Prof. Anom.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten Manajer Bidang Pengembangan Prestasi dan Ekosistem Kemahasiswaan Dr. Yulia Mariana Tesa Ayudia Putri, S.Si., M.Si., serta Mochamad Ramlih selaku Asisten Manajer Bidang Pelayanan Kesejahteraan Mahasiswa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti sesi diskusi bersama pihak fakultas untuk menyampaikan pengalaman dan tantangan selama menjalani perkuliahan. Sejumlah isu yang mengemuka antara lain penyesuaian ritme akademik, pengelolaan waktu, adaptasi terhadap metode pembelajaran di perguruan tinggi, hingga kebutuhan dukungan dalam membangun rasa percaya diri dan motivasi belajar.
Sesi ini menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan fakultas guna memetakan kebutuhan pendampingan secara lebih tepat sasaran.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pendampingan bersama konselor BKM FMIPA UI melalui materi bertajuk “Self-Leadership: Road to Success”. Dalam paparannya, Nina Marliyani, M.Si., menekankan pentingnya kemampuan mengelola diri sebagai fondasi keberhasilan akademik.
“Self-leadership adalah kemampuan untuk mengenali potensi diri sekaligus mengelola emosi, waktu, dan tujuan secara konsisten. Ini menjadi kunci agar mahasiswa mampu menghadapi tekanan akademik dengan lebih adaptif,” ujar Nina.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa perlu membangun kesadaran diri dan motivasi internal sebagai penggerak utama dalam proses belajar.
“Sering kali tantangan terbesar bukan berasal dari luar, tetapi dari bagaimana kita memandang diri sendiri. Dengan self-awareness yang kuat, mahasiswa dapat membangun kepercayaan diri dan menentukan arah belajar yang lebih jelas,” tuturnya.
Pembahasan mencakup pemahaman stres akademik, konsep self-leadership, penguatan self-awareness, self-management, dan self-motivation, serta strategi menetapkan tujuan dan membangun pola pikir positif. Selain itu, mahasiswa juga diajak mendiskusikan berbagai hambatan dalam penerapan self-leadership, seperti kurangnya disiplin dan tekanan lingkungan.

Kegiatan ini merupakan tahap awal pendampingan yang bersifat preventif dan bertujuan memperkuat motivasi belajar mahasiswa. FMIPA UI akan melanjutkan program ini melalui pendampingan lanjutan yang lebih spesifik bagi mahasiswa yang memerlukan perhatian khusus, melalui koordinasi antara konselor BKM dan dosen pembimbing akademik.
Melalui pendekatan berkelanjutan ini, FMIPA UI berharap dapat meningkatkan kesiapan akademik mahasiswa sekaligus mendorong peningkatan keberhasilan studi mahasiswa afirmasi dan wilayah 3T secara konsisten.
Bagikan ini:
Berita Lainnya



