FMIPA UI Jajaki Penguatan Kerja Sama Akademik dengan University of Edinburgh

Depok, 6 Mei 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menerima kunjungan delegasi University of Edinburgh (UoE) dalam rangka membahas penguatan kerja sama akademik dan riset.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Dekanat FMIPA UI ini menjadi langkah awal dalam menjajaki berbagai peluang kolaborasi strategis antara kedua institusi. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (24/4/2026) di Pusat Administrasi Fakultas MIPA, Kampus UI, Depok.

Delegasi University of Edinburgh yang hadir dalam pertemuan ini adalah Rona Lindsay dan Audrey Kon. Sementara itu, dari pihak FMIPA UI turut hadir Dekan FMIPA UI Prof. Dr. Tito Latif Indra, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Prof. Anom Bowolaksono, Zico Alaia Akbar Junior, Ph.D., serta Dwi Nurcahyadi, S.Si. Hadir pula Ketua Departemen Biologi, Ketua Program Studi S-1 Departemen Biologi, dan Ketua Departemen Kimia.

Dalam sambutannya, Prof. Anom Bowolaksono membuka diskusi dengan memaparkan perkembangan program Kelas Khusus Internasional (KKI) di FMIPA UI. Ia menyoroti pengalaman FMIPA dalam menjalankan program joint degree, baik pada jenjang sarjana bersama University of Queensland maupun pada jenjang magister dengan City University of Hong Kong.

“Kerja sama internasional yang kuat harus mampu memberikan manfaat nyata, baik dari sisi akademik maupun pengembangan riset,” ujar Prof. Anom.

Diskusi kemudian berlanjut pada aspek pendanaan riset mahasiswa sarjana. Zico Alaia Akbar Junior selaku Manajer Ekosistem Riset dan Hilirisasi Sains Berdampak menjelaskan bahwa UI menyediakan skema hibah internal untuk mendukung kegiatan riset mahasiswa S-1.

Menanggapi hal tersebut, pihak UoE menyampaikan bahwa meskipun tidak terdapat hibah khusus untuk mahasiswa sarjana, mahasiswa tetap dapat terlibat dalam riset melalui proyek tugas akhir.

“Di University of Edinburgh, mahasiswa sarjana tetap memiliki kesempatan untuk melakukan riset melalui proyek akhir, meskipun tidak didukung hibah khusus,” jelas Rona Lindsay.

Selain itu, pembahasan juga mencakup keberlanjutan nota kesepahaman (MoU) antara UI dan UoE yang saat ini hanya memerlukan proses perpanjangan. Hal ini menjadi landasan penting untuk mendorong implementasi kerja sama yang lebih konkret ke depan.

Dari sisi pengembangan program, Ketua Departemen Kimia FMIPA UI menyampaikan ketertarikan untuk membuka joint graduate program pada jenjang magister dan doktoral dengan dukungan pendanaan LPDP. Program ini dinilai lebih fleksibel untuk dikembangkan karena berfokus pada riset.

“Kolaborasi di tingkat pascasarjana membuka peluang yang lebih luas untuk penelitian bersama yang berdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Program Studi S-1 Biologi FMIPA UI memaparkan struktur kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa sebelum melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk ke University of Edinburgh. Kurikulum tersebut mencakup penguatan konsep dasar serta praktikum laboratorium.

Menutup pertemuan, pihak University of Edinburgh mempresentasikan 12 program Honours yang berpotensi dikembangkan menjadi joint undergraduate program bersama FMIPA UI. Program-program ini dinilai memiliki kesesuaian dengan bidang keilmuan yang ada, sehingga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.

Selain agenda diskusi, delegasi UoE juga melakukan kunjungan ke ruang koleksi biota di Departemen Biologi FMIPA UI. Kunjungan tersebut didampingi oleh Niarsi Merry Hemelda, M.Si., Ph.D. selaku Ketua Program Studi S-1 Biologi serta Alexander Tianara, M.Sc., laboran Departemen Biologi. Dalam kunjungan ini, delegasi diperkenalkan pada berbagai koleksi biota yang digunakan sebagai sarana pembelajaran dan riset mahasiswa.

Melalui pertemuan ini, FMIPA UI dan University of Edinburgh menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kerja sama internasional yang berorientasi pada penguatan pendidikan, riset, serta pengembangan kapasitas mahasiswa di tingkat global.

Bagikan ini:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Berita Lainnya