|
Guru Besar FMIPA UI Dukung Riset Puslitbang Polri di NTT, Hadirkan Perspektif Keamanan Data dalam Kebijakan Publik
Depok, 15 Juni 2026 – Guru Besar Ilmu Keamanan Data Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI), Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T., berpartisipasi dalam kegiatan penelitian dan supervisi yang diselenggarakan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Puslitbang Polri) di wilayah Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2–5 Juni 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penelitian nasional mengenai optimalisasi alat material khusus (almatsus) Dalmas Polri dalam penanganan unjuk rasa yang berpotensi konflik serta penguatan peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam penelitian itu, Prof. Suryadi tergabung dalam tim yang melakukan pengumpulan data, observasi lapangan, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), serta evaluasi implementasi kebijakan dan sarana pendukung operasional kepolisian di wilayah NTT. Tim melakukan kunjungan ke sejumlah satuan kewilayahan, antara lain Polda NTT, Polresta Kupang Kota, Polres Kupang, Polres Timor Tengah Utara (TTU), dan Polres Timor Tengah Selatan (TTS).
Keterlibatan Prof. Suryadi mencerminkan kontribusi FMIPA UI dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan bukti ilmiah. Sebagai akademisi yang menekuni bidang keamanan data, kriptografi, dan sistem informasi, ia memberikan perspektif mengenai pengelolaan data, analisis informasi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih terukur dan akuntabel.
“Dalam era transformasi digital, kualitas kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas data dan proses analisis yang mendasarinya. Pendekatan ilmiah diperlukan agar setiap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu mengantisipasi tantangan yang akan datang,” kata Prof. Suryadi.
Menurutnya., pemanfaatan keilmuan sains dan komputasi menjadi semakin penting dalam mendukung pengambilan keputusan di berbagai sektor strategis.
“Di sinilah keilmuan keamanan data, analitik, dan pemodelan sistem berperan dalam mendukung perumusan kebijakan publik yang lebih efektif, terukur, dan berbasis bukti,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi negara menjadi semakin penting di tengah kompleksitas persoalan yang dihadapi masyarakat. Riset yang melibatkan berbagai disiplin ilmu memungkinkan lahirnya solusi yang lebih komprehensif dan berbasis evidensi.
Kegiatan ini juga menunjukkan relevansi DNA keilmuan FMIPA UI yang bertumpu pada penguatan sains dasar, matematika, komputasi, dan analisis data untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, FMIPA UI tidak hanya menghasilkan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkontribusi dalam penyusunan solusi strategis bagi berbagai sektor, termasuk keamanan dan tata kelola publik.
Partisipasi Prof. Suryadi dalam penelitian Puslitbang Polri menjadi salah satu wujud nyata peran akademisi FMIPA UI dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan efektivitas kebijakan keamanan, serta mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah secara berkelanjutan.
Bagikan ini:
Berita Lainnya



