FMIPA UI Dorong Penguatan Talenta AI dan Data Science melalui Open House BrainAI Lab dan DSC

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI)) melalui BrainAI Lab dan Data Science Center (DSC) menggelar kegiatan Open House pada Rabu (20/5/2026) di Ruang D108 Gedung D Departemen Matematika FMIPA UI, Kampus UI, Depok. Kegiatan ini menjadi upaya memperkenalkan lingkungan riset sekaligus membuka peluang pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan data science, dua sektor yang saat ini menjadi fokus pengembangan nasional dalam menghadapi transformasi digital.

Kegiatan tersebut dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi di Departemen Matematika FMIPA UI. Tingginya antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya minat generasi muda terhadap penguasaan teknologi berbasis data dan AI yang dinilai semakin dibutuhkan di dunia industri, kesehatan, pendidikan, hingga pemerintahan.

Di tengah percepatan transformasi digital nasional, kebutuhan terhadap talenta digital Indonesia terus meningkat. Pengembangan kapasitas mahasiswa dalam bidang AI dan data science dinilai menjadi langkah strategis untuk mendukung daya saing Indonesia di era ekonomi digital sekaligus menjawab tantangan kebutuhan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ketua BrainAI Lab dan DSC UI, Prof. Alhadi Bustamam, Ph.D., mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan ekosistem riset dan inovasi yang mampu menjawab tantangan global berbasis teknologi.

“Artificial intelligence dan data science bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan di berbagai sektor. Karena itu, kampus perlu menghadirkan ruang belajar dan riset yang dapat mempertemukan mahasiswa dengan persoalan nyata serta teknologi terkini,” ujar Prof. Alhadi dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, BrainAI Lab dan DSC UI tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga membangun budaya kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan peneliti.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator dan peneliti yang menghasilkan solusi berbasis AI dan data science untuk masyarakat,” katanya.

Pada sesi inti, Devvi Sarwinda, S.Si., M.Kom. memaparkan sejumlah topik riset yang saat ini dikembangkan di BrainAI Lab, mulai dari bioinformatika, machine learning, hingga pengembangan model AI berbasis komputasi.

Menurut Devvi, keterlibatan mahasiswa dalam riset sejak dini menjadi aspek penting dalam membangun kompetensi akademik maupun profesional.

“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman langsung dalam proses riset karena dari situ mereka belajar menyelesaikan masalah, bekerja dalam tim, sekaligus memahami bagaimana teknologi dikembangkan secara nyata,” ujarnya.

Ia juga memperkenalkan peluang magang riset yang terbuka bagi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai proyek penelitian di BrainAI Lab.

Sementara itu, Haryo Nugroho, M.Si. menjelaskan berbagai aktivitas dan fokus riset di DSC UI, termasuk implementasi data science dan AI dalam pengembangan inovasi lintas bidang.

“Pemanfaatan data science saat ini sangat luas, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, bisnis, hingga kebijakan publik. Karena itu, kemampuan mengolah dan menganalisis data menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa,” kata Haryo.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme riset, pengalaman organisasi, peluang pengembangan kompetensi, hingga proses seleksi magang. Diskusi yang terbangun menunjukkan tingginya ketertarikan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam ekosistem riset dan inovasi teknologi di lingkungan kampus.

Melalui Open House ini, BrainAI Lab dan DSC UI tidak hanya memperkenalkan program kerja dan aktivitas riset, tetapi juga membuka ruang kolaborasi serta mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam pengembangan teknologi dan riset yang relevan dengan kebutuhan nasional.

Bagikan ini:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Berita Lainnya