|
Menghubungkan Sains dan Industri, FMIPA UI Perluas Kolaborasi Internasional di Korea Selatan
Depok, 3 Juni 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) terus memperkuat perannya dalam menghubungkan sains dan industri melalui perluasan kolaborasi riset internasional di Korea Selatan. Melalui partisipasinya dalam delegasi Universitas Indonesia pada The First International Conference on Valufacturing (ICV) 2026 di Incheon, Korea Selatan, pada 26–28 Mei 2026, FMIPA UI menjajaki berbagai peluang kemitraan strategis yang bertujuan mempercepat transformasi hasil riset menjadi inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan dunia industri.
Dalam kegiatan tersebut, FMIPA UI diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan FMIPA UI, Prof. Anom Bowolaksono, Ph.D., yang turut mendampingi delegasi Universitas Indonesia bersama Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa dan Alumni UI, Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si., serta sejumlah pimpinan universitas dan fakultas lainnya.
Partisipasi FMIPA UI dalam ICV 2026 membuka peluang kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan industri global untuk menghubungkan sains dasar dengan kebutuhan industri serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak.

Di sela kegiatan konferensi, delegasi UI juga melaksanakan bilateral meeting dengan UST–KITECH School, Korea Selatan. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, antara lain penyediaan beasiswa program magister dan doktor, pengembangan joint research, program fellowship, serta penguatan kemitraan jangka panjang antara UI, UST-KITECH, dan sektor industri.
Prof. Anom menjelaskan bahwa kerja sama ini memiliki arti penting bagi FMIPA UI dalam memperkuat jembatan antara sains dan industri. Sebagai fakultas yang memiliki keunggulan dalam bidang matematika, fisika, kimia, biologi, geosains, dan ilmu komputer, FMIPA UI berkomitmen mengembangkan riset yang dapat ditransformasikan menjadi inovasi dan solusi bagi berbagai tantangan industri masa depan.
“FMIPA UI memandang kolaborasi internasional sebagai sarana untuk mempercepat hilirisasi hasil riset sekaligus meningkatkan relevansi penelitian terhadap kebutuhan sektor industri yang terus berkembang,” kata Prof. Anom kepada tim Humas FMIPA UI.
Melalui dukungan fellowship yang difasilitasi Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi (DIRBT) UI, dosen-dosen FMIPA UI akan memiliki kesempatan melakukan penelitian bersama para peneliti di Korea Institute of Industrial Technology (KITECH), salah satu institusi yang dikenal berhasil menghubungkan riset dengan kebutuhan industri. Kolaborasi ini diharapkan memperluas akses terhadap fasilitas penelitian bertaraf internasional, memperkuat transfer pengetahuan dan teknologi, serta mendorong lahirnya inovasi yang memiliki nilai tambah dan daya saing global.
Prof. Anom juga menegaskan bahwa penguatan kolaborasi internasional merupakan langkah strategis guna memastikan sains dasar yang dikembangkan FMIPA UI dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan teknologi dan industri.
“Keunggulan FMIPA UI terletak pada fondasi sains yang kuat. Namun, di era transformasi teknologi saat ini, kami juga perlu memastikan bahwa pengetahuan yang dihasilkan di laboratorium dapat terhubung dengan kebutuhan industri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi internasional menjadi jembatan penting antara pengembangan sains dan penciptaan inovasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan KITECH menjadi kesempatan berharga bagi FMIPA UI untuk mempelajari praktik terbaik dalam menghubungkan riset, teknologi, dan kebutuhan industri.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong dosen dan mahasiswa FMIPA UI untuk semakin percaya diri mengambil peran dalam kompetisi dan kolaborasi riset global, sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri,” imbuhnya.
Selain membuka peluang kolaborasi bagi dosen, kerja sama tersebut juga menghadirkan manfaat langsung bagi mahasiswa dan alumni. Mulai tahun 2026, alumni Universitas Indonesia akan memperoleh akses melalui jalur penerimaan khusus untuk melanjutkan studi di UST–KITECH School, sebuah program pascasarjana berbasis riset yang mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pengalaman penelitian di lingkungan industri.
Bagi FMIPA UI, peluang tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga memahami dinamika industri berbasis teknologi tinggi. Skema ini memberikan kesempatan bagi lulusan FMIPA UI untuk memperoleh eksposur internasional sekaligus memahami bagaimana riset dapat dikembangkan menjadi solusi yang dibutuhkan sektor industri.
Keterlibatan aktif FMIPA UI dalam ICV 2026 menegaskan komitmen fakultas dalam membangun jembatan yang semakin kuat antara sains dan industri melalui kolaborasi internasional. Dengan memperluas jejaring riset global, memperkuat kemitraan dengan institusi teknologi terkemuka, serta membuka peluang pengembangan kapasitas bagi dosen, mahasiswa, dan alumni, FMIPA UI terus mendorong lahirnya inovasi berbasis sains yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.
Bagikan ini:
Berita Lainnya



