Doktor FMIPA UI Temukan Potensi Lumut Epifit sebagai Indikator Kualitas Lingkungan

Depok, 10 Juli 2026 — Lumut epifit berpotensi dimanfaatkan sebagai indikator kualitas lingkungan di kawasan urban. Temuan tersebut disampaikan Afiatry Putrika dalam sidang promosi doktor Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), Kamis (9/7/2026).

Afiatry mempertahankan disertasi berjudul Studi Keanekaragaman dan Adaptasi Lumut Epifit pada Kawasan Urban Selatan Jakarta yang Berpotensi sebagai Indikator Kualitas Lingkungan di Aula Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin Pertamina FMIPA UI, Kampus UI Depok.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa struktur komunitas, tingkat keanekaragaman, dan kemampuan adaptasi lumut epifit berkaitan erat dengan kondisi lingkungan perkotaan yang dipengaruhi polusi udara dan peningkatan suhu.

“Lumut memang terlihat sederhana, tetapi keberadaannya dapat menjadi penanda kondisi lingkungan. Keanekaragaman lumut epifit dapat dimanfaatkan untuk memantau kualitas lingkungan di kawasan urban,” kata Afiatry.

Penelitian dilakukan di berbagai ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah selatan Jakarta dengan mengkaji hubungan struktur komunitas lumut epifit dengan faktor lingkungan, karakter adaptasi morfologi dan anatomi, serta respons molekuler melalui ekspresi gen heat shock protein 70 (hsp70) terhadap cekaman suhu.

Menurut Afiatry, kajian mengenai lumut sebagai bioindikator kualitas lingkungan masih terbatas di Indonesia, terutama yang menghubungkan aspek keanekaragaman, faktor lingkungan, dan mekanisme adaptasinya secara terpadu.

“Harapannya, penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan biomonitoring kualitas lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan ruang terbuka hijau yang lebih berkelanjutan di kawasan perkotaan,” ujarnya.

Disertasi tersebut disusun di bawah bimbingan Promotor Dra. Andi Salamah, M.Agr., Ph.D., serta Ko-promotor Dr. Dra. Dian Hendrayanti, M.Sc., dari Departemen Biologi FMIPA UI, dan Nurul Laksmi Winarni, S.Si., M.Sc., Ph.D., dari Research Center for Climate Change Universitas Indonesia.

Dalam sidang promosi yang dipimpin Dekan FMIPA UI Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si., Afiatry Putrika dinyatakan lulus dengan predikat cum laude. Ia menyelesaikan pendidikan doktor dalam delapan semester dengan IPK 3,88. Hasil penelitiannya telah dipublikasikan dalam tiga artikel ilmiah pada jurnal internasional terindeks Scopus.

Share this:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Other News