Material Baru Karya Peneliti FMIPA UI Berpotensi Tingkatkan Efisiensi Perangkat Elektronik

Depok, 9 Juli 2026 — Di tengah meningkatnya kebutuhan perangkat elektronik yang hemat energi dan ramah lingkungan, peneliti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) mengembangkan material baru yang berpotensi menggantikan komponen elektronik berbasis timbal (Pb). Material tersebut dirancang mampu menyimpan energi listrik lebih baik, mengurangi kebocoran energi, sekaligus lebih aman bagi lingkungan.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh Septian Rahmat Adnan melalui penelitian yang menggabungkan tiga jenis material, yakni polimer yang ringan dan lentur, keramik berkemampuan tinggi dalam menyimpan muatan listrik, serta mineral yang banyak dimanfaatkan di bidang biomaterial. Ketiga material tersebut dipadukan menjadi material komposit baru untuk komponen penyimpan energi listrik (kapasitor) yang digunakan di berbagai perangkat elektronik.

Kapasitor merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi menyimpan dan melepaskan energi listrik secara cepat. Komponen ini digunakan pada hampir seluruh perangkat elektronik, mulai dari telepon seluler, komputer, peralatan medis, kendaraan listrik, hingga sistem pembangkit dan penyimpanan energi terbarukan. Seiring meningkatnya kebutuhan listrik dunia, kebutuhan akan kapasitor yang lebih efisien, tahan lama, dan ramah lingkungan juga terus bertambah.

Selama ini, industri masih banyak menggunakan material berbasis timbal karena memiliki kinerja yang baik. Namun, kandungan timbal berisiko mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan sehingga penggunaannya mulai dibatasi di berbagai negara. Kondisi tersebut mendorong para peneliti mencari material alternatif yang memiliki performa serupa, tetapi ramah lingkungan.

“Penelitian ini bertujuan menghasilkan material yang mampu menyimpan energi listrik lebih besar dengan kehilangan energi lebih kecil. Harapannya, material ini dapat menjadi alternatif pengganti material berbasis timbal yang ramah lingkungan,” ujar Septian.

Dalam penelitiannya, Septian mengembangkan cara pembuatan material baru melalui serangkaian proses pencampuran, pembentukan lapisan tipis, dan pemanasan. Material yang dihasilkan kemudian diuji untuk mengetahui struktur, komposisi, serta kemampuannya dalam menyimpan energi listrik, rentang optimum kinerja material kehilangan energi, dan rentang optimum kinerja material pada tegangan listrik tinggi .

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan komposisi material yang tepat mampu meningkatkan kemampuan penyimpanan energi sekaligus menekan kehilangan energi saat kapasitor bekerja. Temuan ini membuka peluang pengembangan komponen elektronik yang lebih efisien, hemat energi, dan bebas timbal untuk mendukung berbagai teknologi masa depan.

Selain menghasilkan material baru, penelitian ini juga menawarkan metode pembuatan yang belum banyak diterapkan pada pengembangan material kapasitor. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk menghasilkan komponen elektronik dengan kinerja yang lebih baik.

“Harapannya, penelitian ini dapat menjadi pijakan dalam pengembangan material untuk komponen elektronik generasi berikutnya yang berkinerja tinggi, ramah lingkungan lingkungan, berbiaya murah dan mendukung kebutuhan teknologi modern,” kata Septian.

Riset tersebut dipertahankan Septian dalam sidang promosi doktor Program Studi Ilmu Bahan-Bahan FMIPA UI yang digelar di Ruang Seminar Utama Departemen Fisika FMIPA UI, Depok, Kamis (25/6/2026). Melalui disertasi berjudul PVDF/BaTiO₃/HAp Composite Films for Dielectric Capacitors Material, ia meraih gelar doktor dengan predikat cum laude, menyelesaikan studi dalam delapan semester dengan IPK 3,81.

Sidang promosi dipimpin oleh Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si.. Penelitian tersebut dibimbing oleh Dr. Budhy Kurniawan dari Departemen Fisika FMIPA UI sebagai promotor, serta Prof. Dr. Bambang Soegijono dari Departemen Fisika FMIPA UI dan Prof. Dr. Didier Fasquelle dari Unité de Dynamique et Structure des Matériaux Moléculaires (UDSMM), Université du Littoral Côte d’Opale (ULCO), Prancis, sebagai ko-promotor.

Share this:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Other News