FMIPA UI Buka Kesempatan Mahasiswa Kembangkan Kompetensi Digital melalui Kolaborasi dengan Dicoding

Depok, 23 Juli 2026 — Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang semakin cepat menuntut perguruan tinggi untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan perubahan kebutuhan dunia kerja. Sebagai fakultas sains unggulan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) terus memperluas kesempatan belajar berbasis teknologi dan industri bagi mahasiswa melalui kerja sama dengan Dicoding.

Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si., mengatakan kolaborasi dengan mitra industri merupakan bagian dari upaya FMIPA UI untuk memperluas pengalaman belajar mahasiswa dan memastikan kompetensi yang dikembangkan tetap relevan dengan perkembangan sains dan teknologi.

“Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, berlangsung sangat cepat. Karena itu, pendidikan tinggi perlu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperoleh pengalaman yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja,” ujar Tito.

Menurut dia, kerja sama dengan mitra industri juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu dan teknologi secara lebih luas.

“Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat melengkapi fondasi keilmuan mahasiswa dengan pengalaman belajar berbasis praktik, pengembangan proyek, dan interaksi dengan para profesional. Dengan demikian, mahasiswa memiliki bekal yang lebih kuat untuk beradaptasi dan berkontribusi dalam perkembangan sains dan teknologi,” kata Tito.

Pengembangan kolaborasi tersebut salah satunya dilakukan melalui kerja sama FMIPA UI dengan Dicoding yang telah dimulai sejak 2025. Kerja sama di bidang pendidikan dan penguatan kompetensi mahasiswa itu kemudian diwujudkan melalui kesempatan bagi mahasiswa FMIPA UI untuk mengikuti Program Asah 2026 yang diselenggarakan oleh Dicoding mulai Agustus 2026.

“Kerja sama dengan Dicoding telah dimulai sejak 2025 sebagai bagian dari upaya mengembangkan kolaborasi dengan mitra industri di bidang pendidikan dan penguatan kompetensi mahasiswa. Melalui kerja sama ini, kami terus mengidentifikasi bentuk kegiatan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja,” ujar Asisten Manajer Bidang Pengembangan Kerjasama, Komersialisasi Aset dan Kawasan Terpadu FMIPA UI, Dwi Nurcahyadi, S.Si.

Program Asah 2026 menawarkan pengalaman belajar intensif yang memadukan pembelajaran mandiri, proyek, konsultasi, serta sesi pembelajaran bersama praktisi dan ahli dari industri. Bagi mahasiswa FMIPA UI, pengalaman ini dapat menjadi pelengkap pembelajaran akademik sekaligus sarana untuk mengembangkan kemampuan teknis, menyusun portofolio, dan memahami penerapan teknologi dalam lingkungan profesional.

Mahasiswa yang mengikuti program ini juga berkesempatan memperoleh sejumlah manfaat, mulai dari beasiswa pembelajaran senilai Rp14 juta, kesempatan konversi pembelajaran hingga 20 SKS, sertifikasi, hingga pengalaman membangun portofolio melalui proyek. Berbagai manfaat tersebut memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Dalam program tersebut, peserta dapat memilih salah satu dari tiga jalur pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi AI, yakni AI Full-Stack Developer, Data Science Specialist, dan Next-Gen AI Engineer.

Jalur AI Full-Stack Developer dirancang untuk mengembangkan kompetensi dalam pembangunan aplikasi berbasis web, termasuk Front-End, Back-End, React, serta penerapan AI dalam pengembangan aplikasi. Sementara itu, jalur Data Science Specialist berfokus pada analisis dan visualisasi data, SQL, Python, Machine Learning, serta Matematika untuk Data Science.

Adapun jalur Next-Gen AI Engineer membekali peserta dengan kompetensi di bidang Machine Learning, Deep Learning, Generative AI, dan Prompt Engineering. Ketiga jalur tersebut memiliki durasi pembelajaran antara 376 hingga 406 jam.

Secara keseluruhan, pengalaman belajar dalam program ini mencapai lebih dari 900 jam yang terdiri atas Online Self-Paced Learning lebih dari 390 jam, Capstone Project selama 250 jam, Reflection & Consultation selama 200 jam, serta Online Synchronous Sessions selama 84 jam bersama para ahli dari industri.

Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga memperoleh pembekalan keterampilan nonteknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, seperti produktivitas personal, pengembangan diri, manajemen stres dan kemampuan beradaptasi, inovasi dan kolaborasi, presentasi bisnis, personal branding dan networking, serta persiapan menghadapi wawancara kerja.

Kesempatan tersebut terbuka bagi mahasiswa aktif dari seluruh program studi dan jenjang semester, dengan status mahasiswa aktif hingga minimal Februari 2027. Melalui kesempatan ini, mahasiswa FMIPA UI dapat memperluas pengalaman belajar di luar ruang kelas dan mengembangkan kompetensi yang mendukung kesiapan mereka menghadapi lingkungan kerja yang semakin terdigitalisasi.

Pendaftaran Program Asah 2026 berlangsung hingga 6 Agustus 2026. Peserta terpilih akan diumumkan pada 12 Agustus 2026, sedangkan masa pembelajaran berlangsung pada 18 Agustus hingga 31 Desember 2026. Transkrip nilai akhir dijadwalkan diberikan pada 31 Januari 2027.

Mahasiswa yang berminat dapat mengikuti proses pendaftaran melalui laman Dicoding dengan membuat akun, mengisi formulir pendaftaran, membayar biaya tes asesmen sebesar Rp250.000, serta mengikuti tahapan seleksi yang ditetapkan penyelenggara.

Melalui pengembangan kerja sama dengan mitra industri, FMIPA UI terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan perubahan zaman. Penguatan kemampuan di bidang digital dan AI diharapkan dapat melengkapi fondasi keilmuan mahasiswa FMIPA UI sehingga mereka mampu beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam perkembangan sains dan teknologi di masa depan.

Share this:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Other News