Dosen FMIPA UI Raih KIST Alumni Award atas Kontribusi pada Pengembangan Talenta dan Riset Internasional

Depok, 27 Juli 2026 — Dosen Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) Rika Tri Yunarti, M.Eng., Ph.D., meraih KIST Alumni Award kategori Distinguished Service dari Korea Institute of Science and Technology (KIST), Korea Selatan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden KIST Oh Sang-rok sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap pendidikan dan jejaring riset internasional.

Hingga kini, lebih dari 10 mahasiswa Indonesia telah dibantunya untuk melanjutkan studi di KIST School, program pendidikan magister dan doktoral di bidang sains dan teknik yang berada di bawah naungan University of Science and Technology (UST). Sebagian mahasiswa tersebut kini berkiprah sebagai akademisi, peneliti, profesional industri, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya sebenarnya hanya membantu membuka jalan di awal, selebihnya mereka sendiri yang berjuang dan berkembang. Yang membanggakan, sebagian dari mereka yang sudah lulus kini bekerja di lembaga riset, menjadi akademisi, ada juga yang berkarier di industri, dan beberapa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” ujar Rika.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam KIST School Homecoming Day yang digelar di Johnson Auditorium, KIST, Seoul, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 150 peserta dari 15 negara.

Selain mendukung pengembangan talenta, jejaring yang dibangun selama berada di KIST School, juga berkembang menjadi kolaborasi riset antara timnya di FMIPA UI dan peneliti KIST. Kolaborasi tersebut terutama mencakup bidang material dan katalisis melalui penelitian bersama, pertukaran gagasan, dan publikasi ilmiah bersama.

“Bagi saya, ini adalah bagian kecil dari upaya menjaga hubungan baik yang sudah dirintis KIST School agar bisa terus memberi manfaat, tidak hanya berhenti sebatas masa studi,” kata Rika.

Rika merupakan dosen Departemen Kimia FMIPA UI dengan kepakaran di bidang Kimia Material Anorganik. Menurut dia, jejaring internasional yang dibangun selama masa studi dapat memberikan manfaat lebih luas apabila terus dirawat dan dikembangkan setelah alumni kembali ke negara asal.

Tantangan dalam membangun jejaring tersebut, kata Rika, adalah menjaga hubungan agar tetap berkelanjutan. Setelah menyelesaikan studi, kesibukan masing-masing dapat membuat komunikasi dan hubungan antaralumni perlahan meredup.

“Di sinilah peran alumni menjadi penting, sebagai penghubung yang tetap menjaga silaturahmi dan membuka peluang kolaborasi baru, sekaligus membantu mahasiswa berikutnya yang ingin mengikuti jejak yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, akademisi Indonesia juga perlu mengambil peran sebagai penghubung antara institusi di Indonesia dan lembaga riset internasional. Dengan demikian, manfaat dari jejaring global tidak berhenti pada individu yang terlibat langsung, tetapi dapat diteruskan kepada mahasiswa dan peneliti lain di Indonesia.

“Jika akademisi Indonesia juga berperan sebagai penghubung, maka kesempatan dan pengetahuan yang didapat bisa lebih mudah disalurkan ke mahasiswa dan peneliti lain di Indonesia, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada satu orang saja,” kata Rika.

KIST Alumni Award kategori Distinguished Service diberikan dalam rangkaian peringatan 25 tahun KIST School. Penghargaan tersebut diberikan kepada alumni yang dinilai memberikan kontribusi terhadap pengembangan jejaring dan komunitas KIST School.

Selain Rika Tri Yunarti, M.Eng., Ph.D., penghargaan juga diberikan kepada Dr. Hoang Long Du dari Monash University, Australia, dalam kategori Research Achievement atas capaian riset dan publikasinya di sejumlah jurnal akademik internasional.

Baginya, penghargaan tersebut menjadi pengingat untuk terus berkontribusi dalam pengembangan talenta dan kolaborasi riset internasional.

“Saya ingin terus membantu lebih banyak mahasiswa Indonesia yang berminat melanjutkan studi ke KIST School, sekaligus memperkuat kolaborasi riset yang sudah ada agar semakin banyak menghasilkan karya bersama,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa FMIPA UI untuk berani mengambil kesempatan membangun pengalaman dan jejaring akademik di tingkat internasional.

“Jangan ragu untuk mencoba, meskipun terasa menantang di awal. Bangun kemampuan dasar dengan baik, jangan takut bertanya, dan jaga hubungan baik dengan siapa pun yang pernah membimbing atau membantu,” kata Rika.

Share this:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Email
Tumblr
Telegram
Print

Other News